TENTANG

Mengenal lebih dekat Desa Togubang

STATISTIK DESA

Berikut adalah data statistik singkat mengenai Desa Togubang

8

JUMLAH DUSUN

975

PESERTA KB

1464

RUMAH TANGGA

5461

TOTAL PENDUDUK

ATR

Aman, Tentram, serta Religius.

BLOG

Artikel terbaru dari Desa Togubang

  • Kegiatan Belajar Mengajar di Desa Togubang



               Kegiatan belajar mengajar di sekolah dilakukan bertujuan untuk membagi pengetahuan serta ilmu yang dimiliki oleh anggota KKN 36, selain itu juga untuk memberikan motivasi belajar kepada anak-anak agar lebih giat dalam belajar dan memiliki motivasi lagi untuk bersekolah. Kegiatan belajar mengajar dilakukan di Yayasan Nurul Ulum, yayasan tersebut menaungi RA, SMP dan SMA. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas umber Daya Manusia di desa Togubang Kecamatan Geger, Bangkalan. 

               Kegiatan belajar mengajar dilakukan setiap hari senin sampai kamis. Sasaran pengajaran yaitu anak-anak RA, SMP dan SMA. Manfaat dari adanya kegiatan ini yaitu meningkatkan motivasi belajar anak-anak dengan memberikan pembelajaran yang santai dan bermakna serta meningkatkan wawasan anak-anak desa Togubang guna kemajuan Sumber Daya Manusia khususnya di bidang pendidikan, meringankan beban guru dalam memberikan pelajaran di Yayasan Nurul Ulum yang kekurangan dalam hal tenaga pengajar. Hambatan yang dialami KKN 36 selama kegiatan belajar yaitu kurangnya sarana dan prasarana dalam belajar, seperti ruang kelas dan komputer selain itu pada anggota KKN 36 tidak ada yang berasal dari jurusan pendidikan sehingga membuat kelompok KKN 36 sedikit kesulitan. Untuk mengatasi kesulitan tersebut kelompok KKN 36 mengatur strategi dengan cara masing-masing pelaksana kegiatan harus menyesuaikan dengan keadaan ruang kelas agar tidak mengganggu satu sama lain selain itu juga harus bertanya kepada guru pengampu kelas masing-masing dan menyesuaikan dengan jadwal.







  • Pemberdayaan Dinamo Pompa Air Bekas Menjadi Teknologi Tepat Guna Berupa Alat Pasah Kripik Desa Togubang

             
              Teknologi tepat guna adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek - aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat bersangkutan (Wikipedia, 2018).
                Kelompok KKN 36 desa Togubang membuat inovasi teknologi tepat guna berupa Alat Pasah kripik guna untuk mempermudah masyarakat desa togubang dalam mengolah kripik. Dengan adanya alat tersebut diharapkan masyarakat dapat membuka usaha baru berupa pembuatan kripik untuk meningkatkan perekonomian serta memanfaatkan potensi desa.
               Alat ini sangat sederhana dalam pembuatannya. Dalam pembuatan alat ini bisa menggunakan dinamo pompa air bekas sehingga dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Alat ini dibuat untuk memberikan pelatihan kepada para pemuda karangtaruna sehingga dapat membantu memberdayakan masyarakat.
               Bahan dan Alat yang digunakan dalam pembuatan alat ini adalah sebagai berikut:
    1. Pisau sebanyak tiga buah
    2. kayu sebagai penyangga 
    3. papan kayu sebagai tutup 
    4. motor pompa air 450 Watt 
    5. paku 
    6. palu 
    7. gergaji 
    8. Mesin serut kayu 
    9. Karet sebagai penghubung antara pisau dengan mesin pompa air
    10. dimmer untuk mengatur kecepatan motor 
     


     
  • Pemanfaatan Potensi Hasil Pertanian (Singkong) Desa Togubang Melalui Pengolahan Produk Unggulan Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa



              Desa Togubang menyimpan berbagai potensi yang menarik untuk dikembangkan salah satunya adalah sektor pertanian. Salah satu hasil pertanian yang melimpah di desa tersebut yakni ketela pohon atau yang akrab disebut singkong. Hampir seluruh masyarakat desa, memiliki tanaman singkong baik yang ditanam di pekarangan rumah maupun yang ditanam di ladang. Hal tersebut mendorong kelompok KKN 36 untuk membuat inovasi pengolahan singkong yang dapat diaplikasikan dan menjadi salah satu ide bisnis bagi masyarakat desa. Inovasi produk yang dimaksud yakni keripik singkong balado dan “GEBOL” gethuk bolu. 
              Inovasi pada produk singkong balado terletak pada penambahan bumbu balado yang memberikan rasa pedas manis dengan tekstur keripik singkong yang kriuk, sedangkan inovasi pada gethuk singkong terletak pada proses pengolahan dan komposisi bahannya hingga bentuk dan rasanya menyerupai bolu gulung. Penggunaan singkong sebagai bahan pengganti tepung terigu, memberikan sensasi rasa dan tekstur yang berbeda dari bolu pada umumnya. Tekstur dari gethuk bolu lebih kenyal dan memilikirasa manis khas singkong. Penambahan toping berupa keju dan coklat pada gethuk, membuat produk terlihat lebih menarik untuk dikonsumsi dan di pasarkan di outlet-outlet tertentu.
              Pelatihan pembuatan produk keripik singkong balado dan gethuk bolu dilakukan pada hari selasa 23 juli 2019 di kediaman kepala desa Togubang, kecamatan Geger, kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dimulai pukul 16.00-18.00 WIB. Peserta pelatihan berjumlah 10 orang anggota PKK desa Togubang. Seluruh anggota kelompok KKN 36 bertindak sebagai peraga dan penjelas dalam pembuatan produk tersebut. Pelatihan dilakukan dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk.
              Selama pelatihan berlangsung, peserta sangat antusias memberikan pertanyaan terkait materi pelatihan dan ikut mempraktekkannya. Peserta merasa tergugah untuk membuat dan memasarkan produk-produk tersebut di sekitar desa bahkan di kecamatan. Setelah pelatihan selesai, panitia memberikan resep dan sampel produk kepada setiap peserta.
              Untuk Resep kripik dan GEBOL bisa didownload disini






  • PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERSAMA MASYARAKAT DESA TOGUBANG

       

               Berawal dari sisa-sisa sampah lingkungan sekitar rumah, Kelompok KKN 36 Universitas Trunojoyo Madura berusaha menginovasi warga Dusun Sentolan Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan untuk mendaur ulang sampah menjadi pupuk organik. Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Bapak Saturi, selaku kepala dusun setempat. Diikuti oleh warga sekitar Dusun Sentolan, dimana sebagian besar mata pencahariannya sebagai petani sekaligus berternak sapi.

              Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman dan hewan. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, pelepah pisang, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah Rumah tangga yang mengandung bahan organik.

    Dalam pelatihan ini Bahan Baku yang digunakan adalah:
    1. EM4 botol kuning 1 liter
    2. Air Secukupnya
    3. Terpal atau Banner Bekas
    4. Jerami
    5. Batang pohon pisang yang sudah tumbang
    6. Kotoran Sapi atau Kambing ataupun Kuda
    Proses Pembuatan Pupuk Organik adalah sebagai berikut:
    1. Siapkan Alat dan bahan
    2. Cacah jerami dan batang pohon pisang sampai kecil - kecil
    3. Campurkan 4 liter air dengan EM4 1/2 Botol aduk hingga rata
    4. Campurkan cacahan Jerami dan cacahan batang Pohon Pisang serta kotoran kambing,sapi, atau kuda, aduk hingga rata.
    5. Setalah rata siram dengan campuran air dan EM4 hingga merata
    6. Setalah tercampur dengan rata semuanya taruh ditempat yang teduh dan tutup dengan Terpal atau banner bekas, sehingga terjaga penguapannya
    7. Aduk setiap 2 hari sekali 



     


  • PAMERAN DARING/ DISEMINASI ONLINE


    PAMERAN PRODUK UNGGULAN DESA

    1.  Pembuatan Es Krim Durian
    a.    Uraian
    Pengolahan hasil pasca panen merupakan metode yang digunakan untuk mengubah bahan mentah yang dihasilkan oleh produsen durian Desa Togubang menjadi bentuk lain sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Melalui pengolahan pangan, bahan mentah dapat diolah menjadi bahan jadi yang siap dikonsumsi. Memang tidak semua bahan pangan perlu untuk diolah terlebih dahulu untuk bisa dikonsumsi. Namun sebagian besar bahan makanan perlu untuk diolah terlebih dahulu untuk mendapatkan cita rasa, aroma, dan penyajian yang menarik. Berdasarkan hal tersebut maka kelompok KKN kami ingin memberi kontribusi inovasi pengolahan durian menjadi es krim durian.
    b.    Tujuan
    Memberikan nilai tambah komoditi durian dengan cara mengolah menjadi es krim durian.
    c.    Sasaran
    Semua produsen durian yang ada disekitar Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
    d.   Media dan Cara Pengolahan
    Bahan-Bahan Pembuatan Es Krim Durian :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan es krim durian yaitu sebagai berikut :
    1.      Daging buah durian
    2.      160 gram susu kental manis
    3.      5 sendok pengembang kue/ pengelmusi/ SP
    4.      1 sendok teh garam
    5.      1/4 gram gula pasir
    6.      1000 ml air mineral
    7.      6 sendok makan tepung maizena
    Alat yang diperlukan dalam pembuatan es krim durian yaitu sebagai berikut :
    1.      Mixer
    2.      Kulkas/ freezer
    3.      Kompor gas
    4.      LPG
    5.      Panci
    6.      Sendok
    7.      Kemasan es krim

    Alur Pengolahan :





    Keterangan :
    1.      Mengupas, mengupas durian kemudian dibekukan dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    2.      Merebus adonan es krim yaitu gula, garam, susu SKM, dan tepung maizena hingga mengental.
    3.      Mendinginkan adonan dalam suhu ruang, kemudian membekukan adonan es krim ke dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    4.      Mencampur adonan es krim dengan durian yang telah dibekukan, kemudian mencampur dengan pengemulsi atau SP ke dalam adonan hingga adonan memiliki tekstur yang mengembang.
    5.      Membekukan adonan es krim yang setengah jadi ke dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    6.      Mengemas es krim ke dalam cup plastik dan Melakukan quality control terhadap produk yang sudah jadi.



    Pembuatan es krim durian
    Pengemasan :
    Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. Es krim durian akan dikemas dalam cup plastik mika berukuran kecil dan diberi penutup yang sekaligus menjadi label produk. Kemasan ini dipilih karena mudah dalam memperoleh bahan yang digunakan, praktis dan juga menarik bagi konsumen. Oleh karena itu kami mendesain kemasan produk es krim durian kurang lebih seperti ilustrasi gambar berikut :

     Es Krim Durian

    Harga jual es krim durian : Rp. 3000,00
    2.     Pembuatan Keripik Biji Durian (Biduan)
    e.    Uraian
    Berdasarkan survey dilapangan yang kami lakukan, bahwa setelah mengkonsumsi buah durian masyarakat sebagian besar tidak memanfaatkan biji durian tersebut. Padahal jika dilihat dari peluang yang ada biji durian memiliki kandungan nutrisi penting antara lain vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, Karbohidrat, Protein, tinggi serat, dan kalsium. Oleh karena itu kelompok KKN kami memiliki ide berupa inovasi dalam pengolahan biji durian menjadi keripik biji durian (Biduan).
    f.     Tujuan
    Memberikan inovasi produk olahan baru yaitu mengolah biji durian menjadi makanan ringan berupa keripik biji durian.
    g.    Sasaran
    Semua produsen durian yang ada disekitar Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
    h.    Media dan Cara Pengolahan
    Bahan-Bahan Pembuatan Keripik Biji Durian (Biduan) :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan Biduan yaitu sebagai berikut :
    1.      1 Kg biji durian
    2.      25 ml air kunyit
    3.      1 sdm kapur sirih
    4.      5 siung bawang putih
    5.      2 butir kemiri
    6.      1 ½ sdm garam
    7.      1 liter minyak goreng
    8.      Perasa balado (sesuai selera)

    Adapun alat yang diperlukan dalam pembuatan Biduan yaitu sebagai berikut :
    1.      Pisau/ alat pemotong keripik (pasra)
    2.      Wajan
    3.      Baskom
    4.      Spatula
    5.      Kompor
    6.      LPG
    7.      Kemasan/standing pouch
    Cara Pengolahan :
    1.      Merendam biji durian dengan air selama semalam hingga kulit ari biji durian mengelupas
    2.      Mencuci bersih biji durian dengan air kapur sirih dan kunyit agar lendir dari biji durian dapat hilang
    3.      Mengiris tipis-tipis biji durian menggunakan pisau atau alat pemotong lainnya
    4.      Menyiapkan bumbu halus yaitu bawang putih dan kemiri
    5.      Melumuri irisan biji durian dengan bumbu yang telah disiapkan
    6.      Menggoreng irisan biji durian hingga kecoklatan
    7.      Mencampur keripik biji durian dengan perasa balado (sesuai selera)

    Pembuatan Keripik biji durian
    Pengemasan :
      Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. Keripik biji durian dikemas dalam plastik standing pouch bening dan diberi label.
    Kemasan ini dipilih karena mudah dalam memperoleh bahan yang digunakan, praktis dan juga menarik bagi konsumen. Oleh karena itu kami mendesain kemasan produk es krim durian kurang lebih seperti ilustrasi gambar berikut :

    Keripik Biji Durian (Biduan)
    Harga jual es krim durian : Rp. 3000,00


    3.      Pembuatan Asinan Rambutan
    Bahan-Bahan Pembuatan asinan rambutan :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan asinan rambutan yaitu sebagai berikut :
    1.      Daging buah rambutan super
    2.      Gula pasir
    3.      Cabai rawit
    4.      Garam
    5.      Jeruk Nipis
    6.      Air Mineral

    Alur Pengolahan :
     
    Keterangan :
    1.      Siapkan air secukupnya dan rebus air tersebut hingga mendidih. Air tersebut digunakan untuk kuah asinan rambutan.
    2.      Tambahkan cabai rawit yang telah dihaluskan kedalam rebusan air.
    3.      Campurkan gula dan sedikit garam, kemudian rebus hingga mencair.
    4.      Setelah air mendidihkan, angkat dan diamkan adonan hingga dingin.
    5.      Setelah dingin, campurkan adonan dengan daging rambutan yang telah dipisahkan dengan bijinya.
    6.      Tambahkan irisan jeruk nipis sesuai selera.

    Pembuatan asinan rambutan
    Pengemasan :
      Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. asinan rambutan dikemas dalam plastik standing pouch bening dan diberi label.

    Asinan rambutan (si mantan)
    Harga jual asinan rambutan: Rp. 4000,00



  • CONTACT

    Peta daerah Desa Togubang

    Desa Togubang - Geger

    • Desa :Togubang
    • Kecamatan :Geger
    • Kabupaten :Bangkalan
    • Negara :Indonesia
    • Email :none

    Hubungi Lebih Lanjut

    Silahkan isi form berikut untuk menguhubungi lebih lanjut