TENTANG

Mengenal lebih dekat Desa Togubang

STATISTIK DESA

Berikut adalah data statistik singkat mengenai Desa Togubang

8

JUMLAH DUSUN

975

PESERTA KB

1464

RUMAH TANGGA

5461

TOTAL PENDUDUK

ATR

Aman, Tentram, serta Religius.

BLOG

Artikel terbaru dari Desa Togubang

  • PAMERAN DARING/ DISEMINASI ONLINE


    PAMERAN PRODUK UNGGULAN DESA

    1.  Pembuatan Es Krim Durian
    a.    Uraian
    Pengolahan hasil pasca panen merupakan metode yang digunakan untuk mengubah bahan mentah yang dihasilkan oleh produsen durian Desa Togubang menjadi bentuk lain sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Melalui pengolahan pangan, bahan mentah dapat diolah menjadi bahan jadi yang siap dikonsumsi. Memang tidak semua bahan pangan perlu untuk diolah terlebih dahulu untuk bisa dikonsumsi. Namun sebagian besar bahan makanan perlu untuk diolah terlebih dahulu untuk mendapatkan cita rasa, aroma, dan penyajian yang menarik. Berdasarkan hal tersebut maka kelompok KKN kami ingin memberi kontribusi inovasi pengolahan durian menjadi es krim durian.
    b.    Tujuan
    Memberikan nilai tambah komoditi durian dengan cara mengolah menjadi es krim durian.
    c.    Sasaran
    Semua produsen durian yang ada disekitar Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
    d.   Media dan Cara Pengolahan
    Bahan-Bahan Pembuatan Es Krim Durian :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan es krim durian yaitu sebagai berikut :
    1.      Daging buah durian
    2.      160 gram susu kental manis
    3.      5 sendok pengembang kue/ pengelmusi/ SP
    4.      1 sendok teh garam
    5.      1/4 gram gula pasir
    6.      1000 ml air mineral
    7.      6 sendok makan tepung maizena
    Alat yang diperlukan dalam pembuatan es krim durian yaitu sebagai berikut :
    1.      Mixer
    2.      Kulkas/ freezer
    3.      Kompor gas
    4.      LPG
    5.      Panci
    6.      Sendok
    7.      Kemasan es krim

    Alur Pengolahan :





    Keterangan :
    1.      Mengupas, mengupas durian kemudian dibekukan dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    2.      Merebus adonan es krim yaitu gula, garam, susu SKM, dan tepung maizena hingga mengental.
    3.      Mendinginkan adonan dalam suhu ruang, kemudian membekukan adonan es krim ke dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    4.      Mencampur adonan es krim dengan durian yang telah dibekukan, kemudian mencampur dengan pengemulsi atau SP ke dalam adonan hingga adonan memiliki tekstur yang mengembang.
    5.      Membekukan adonan es krim yang setengah jadi ke dalam freezer selama kurang lebih 8 jam.
    6.      Mengemas es krim ke dalam cup plastik dan Melakukan quality control terhadap produk yang sudah jadi.



    Pembuatan es krim durian
    Pengemasan :
    Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. Es krim durian akan dikemas dalam cup plastik mika berukuran kecil dan diberi penutup yang sekaligus menjadi label produk. Kemasan ini dipilih karena mudah dalam memperoleh bahan yang digunakan, praktis dan juga menarik bagi konsumen. Oleh karena itu kami mendesain kemasan produk es krim durian kurang lebih seperti ilustrasi gambar berikut :

     Es Krim Durian

    Harga jual es krim durian : Rp. 3000,00
    2.     Pembuatan Keripik Biji Durian (Biduan)
    e.    Uraian
    Berdasarkan survey dilapangan yang kami lakukan, bahwa setelah mengkonsumsi buah durian masyarakat sebagian besar tidak memanfaatkan biji durian tersebut. Padahal jika dilihat dari peluang yang ada biji durian memiliki kandungan nutrisi penting antara lain vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, Karbohidrat, Protein, tinggi serat, dan kalsium. Oleh karena itu kelompok KKN kami memiliki ide berupa inovasi dalam pengolahan biji durian menjadi keripik biji durian (Biduan).
    f.     Tujuan
    Memberikan inovasi produk olahan baru yaitu mengolah biji durian menjadi makanan ringan berupa keripik biji durian.
    g.    Sasaran
    Semua produsen durian yang ada disekitar Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
    h.    Media dan Cara Pengolahan
    Bahan-Bahan Pembuatan Keripik Biji Durian (Biduan) :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan Biduan yaitu sebagai berikut :
    1.      1 Kg biji durian
    2.      25 ml air kunyit
    3.      1 sdm kapur sirih
    4.      5 siung bawang putih
    5.      2 butir kemiri
    6.      1 ½ sdm garam
    7.      1 liter minyak goreng
    8.      Perasa balado (sesuai selera)

    Adapun alat yang diperlukan dalam pembuatan Biduan yaitu sebagai berikut :
    1.      Pisau/ alat pemotong keripik (pasra)
    2.      Wajan
    3.      Baskom
    4.      Spatula
    5.      Kompor
    6.      LPG
    7.      Kemasan/standing pouch
    Cara Pengolahan :
    1.      Merendam biji durian dengan air selama semalam hingga kulit ari biji durian mengelupas
    2.      Mencuci bersih biji durian dengan air kapur sirih dan kunyit agar lendir dari biji durian dapat hilang
    3.      Mengiris tipis-tipis biji durian menggunakan pisau atau alat pemotong lainnya
    4.      Menyiapkan bumbu halus yaitu bawang putih dan kemiri
    5.      Melumuri irisan biji durian dengan bumbu yang telah disiapkan
    6.      Menggoreng irisan biji durian hingga kecoklatan
    7.      Mencampur keripik biji durian dengan perasa balado (sesuai selera)

    Pembuatan Keripik biji durian
    Pengemasan :
      Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. Keripik biji durian dikemas dalam plastik standing pouch bening dan diberi label.
    Kemasan ini dipilih karena mudah dalam memperoleh bahan yang digunakan, praktis dan juga menarik bagi konsumen. Oleh karena itu kami mendesain kemasan produk es krim durian kurang lebih seperti ilustrasi gambar berikut :

    Keripik Biji Durian (Biduan)
    Harga jual es krim durian : Rp. 3000,00


    3.      Pembuatan Asinan Rambutan
    Bahan-Bahan Pembuatan asinan rambutan :
    Adapun bahan yang diperlukan dalam pembuatan asinan rambutan yaitu sebagai berikut :
    1.      Daging buah rambutan super
    2.      Gula pasir
    3.      Cabai rawit
    4.      Garam
    5.      Jeruk Nipis
    6.      Air Mineral

    Alur Pengolahan :
     
    Keterangan :
    1.      Siapkan air secukupnya dan rebus air tersebut hingga mendidih. Air tersebut digunakan untuk kuah asinan rambutan.
    2.      Tambahkan cabai rawit yang telah dihaluskan kedalam rebusan air.
    3.      Campurkan gula dan sedikit garam, kemudian rebus hingga mencair.
    4.      Setelah air mendidihkan, angkat dan diamkan adonan hingga dingin.
    5.      Setelah dingin, campurkan adonan dengan daging rambutan yang telah dipisahkan dengan bijinya.
    6.      Tambahkan irisan jeruk nipis sesuai selera.

    Pembuatan asinan rambutan
    Pengemasan :
      Desain kemasan atau packaging menjadi salah satu faktor penting dalam pemasaran produk. Pada kemasan produk dapat memberikan sumber informasi bagi konsumen, dan daya tarik agar produk dapat diterima dalam pasar. asinan rambutan dikemas dalam plastik standing pouch bening dan diberi label.

    Asinan rambutan (si mantan)
    Harga jual asinan rambutan: Rp. 4000,00



  • Strukture Pemerintahan Desa Togubang 2019


    Didalam suatu desa tentunya terdapat struktur- struktur desa. Struktur ini berguna agar pemerintahan di desa bisa tersusun dengan baik. Untuk Kepala pemerintahan di desa togubang itu sendiri dipegang oleh seorang kepala desa. Salah satu tugas dari kepala desa yaitu untuk melayani keluhan warga dari segala bidang yang berkaitan dengan administrasi, misalnya dalam pengurusan dan pembuatan KK, KTP, dan semacamnya. Dalam menjalankan fungsi pemerintahannya tersebut kepala desa dibantu oleh beberapa staff ataupun  perangkat desa yang ada di desa Togubang.
              Selain itu di desa togubang sendiri memiliki suatu lembaga yaitu badan permusyawaratan desa atau yang biasa dikenal dengan sebutan BPD. Lembaga ini bertujuan untuk menampung aspirasi warga desa. Lembaga ini juga menjadi suatu sarana pertemuan aparatur desa, pemuka desa dan kepala desa. Hal ini biasa diguanakan untuk membicarakan masalah- masalah baik yang dialami warga maupun yang dialami oleh aparatur desa sendiri.
              Dalam meningkatkan pembangunan pedesaan, maka desa memerlukan pemasukan pembangunan yang berasal dari masyarakat. Pemasukan pembangunan ini bisa diartikan sebagai penunjang kemajuan desa itu sendiri yang berbentuk sebuah organisasi diantaranya LKMD, PKK, POKTAN dan  lain sebagainya. Hal tersebut tentunya sedikit banyak pengaruh demi kemajuan dan kesejahteraan desa Togubang. 

  • Keripik Biduan (Biji Durian) Di Desa Togubang



           

    Siapa yang tidak kenal dengan buah durian ? ya buah durian merupakan raja dari segala buah, memiliki rasa manis dan aroma yang khas. Namun sayang sekali jika menikmati buah durian hanya daging buahnya saja. Padahal, biji buah durian dapat di olah menjadi camilan.

    Sebagai mahasiswa yang mempunyai tanggung jawab, tuntutan, dan peran aktif dalam  kehidupan masyarakat tentu harus kreatif dan inofatif memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di sekitar. Tidak hanya pemberdayaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tetapi juga sebagai alternatif ekonomi harian.   
    Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 55 UTM melaksanakan KKN di desa Togubang Kecamatan Geger Bangkalan Madura, yang beranggotakan 16 orang dari berbagai Fakultas dan program studi di Universitas Trunojoyo Madura. Dalam hal ini kelompok Kuliah Kerja Nyata memiliki ide- ide yang dapat dikembangkan untuk menjadi program kerja dengan menyesuaikan potensi yang ada di desa Togubang dan hasil tani yang ada di masyarakat sebagai olahan dan produk unggulan.
    Desa Togubang sendiri merupakan salah satu Desa yang memiliki kekayaan dan hasil panen berupa buah durian, dengan potensi yang sangat besar tersebut kelompok KKN 55 Universitas Trunojoyo Madura memiliki inisiatif memanfaatkan buah durian menjadi aneka macam olahan, salah satunya olahan dari biji buah durian.
    Mungkin sempat terfikir di benak kita masing- masing apakah bisa biji  buah durian dimanfaatkan sebagai olahan makanan? sedangkan kebanyakan orang setelah memakan buah durian biji serta kulit durian di buang begitu saja. Tetapi dengan ide- ide yang kreatif dari teman- teman KKN 55 , kita mencoba untuk membuat suatu produk yang bisa di konsumsi dan bernilai jual.  untuk Awalnya sendiri masyarakat togubang merasa acuh tak acuh, dan sempat tidak yakin dengan biji durian untuk dikonsumsi, karena selain mengandung banyak getah, masyarakat setempat belum pernah mencoba olahan dari biji buah durian sebelumnya, akan tetapi kelompok KKN 55 mampu mendorong dan membagikan resep olahan biji durian yang praktis dan higenis untuk mengolahnya dengan baik, getah yang terkandung di dalam biji buah durian pun dapat dihilangkan.
    Tepat pada Hari Minggu (06/01/2019) kelompok KKN 55 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan demonstrasi produk unggulan berupa keripik BIDUAN (Biji Durian) untuk dijadikan  camilan renyah dan bergizi, bersama dengan ibu – ibu dan kalangan anak muda di Desa Togubang yang sangat antusias menghadiri demontrasi produk tersebut. Tujuan kelompok KKN 55 UTM mengadakan demonstrasi produk untuk memberikan resep dan tatacara mengolah biji durian menjadi keripik, yang nantinya masyarakat  dapat mengolahnya  sendiri untuk keluarga ataupun diproduksi dan dijual dalam kemasan camilan guna menunjang perekonomian desa. Selain memberikan contoh pembuatan keripik biji durian, kelompok KKN 55 UTM juga mengenalkan kemasan yang sudah jadi, sehingga hasil olahan biji durian dapat dipasarkan ke Desa lain yang ada di Bangkalan.
    “Pembuatan keripik biji durian itu diharapkan dapat membantu perekonomian warga desa Togubang, dan agar biji buah durian tidak terbuang sia – sia” tutur Rizka Fadhilah selaku penanggung jawab progam kerja Produk unggulan Keripik BIDUAN (Biji Durian)
  • Karapan Kelinci Di Desa Togubang



           Karapan merupakan salah satu tradisi budaya yang ada di pulau Madura. Namun bagaimana dengan karapan kelinci? Kelinci biasanya malas berlari dan hanya lompat – lompat kecil. Di Desa Togubang, Bangkalan Madura kelinci justru dapat berlari kencang. Ya itulah karapan kelinci yang digelar warga Desa Togubang, karapan kelinci digelar di arena balap dengan lintasan sepanjang 100 x 4 meter. Agar kelinci tidak berlari ke pinggir, di sisi lapangan ditutup kayu dan bilik.
              Sebelum kelinci dilepas dan diadu kecepatannya, pemilik kelinci membunyikan kaleng bekas untuk membuat kelinci kaget dan berlari cepat menuju garis finish.kelinci yang tiba di garis finish lebih awal dinyatakan sebagai pemenang. Agar memiliki kelinci yang bagus, para penggemar kelinci memilih bibit kelinci yang terbaik terlebih dahulu. Kelinci yang hidup perbukitan menjadi incaran utama, biasanya kelinci liar yang hidup di perbukitan sudah terbiasa berburu makanan di alam bebas dan berlari dari kejaran predator. Selain memilih bibit terbaik, penggemar kelinci juga memberi suplemen. Salah satu ciri kelinci yang boleh diadu kecepatannya yakni kelinci yang memiliki telinga panjang serta otot tubuh yang padat.
              Tepat pada hari Minggu (13/01/2019) warga Desa Togubang menggelar lomba karapan kelinci. Pada perlombaan kali ini diikuti oleh kurang lebih 160 ekor kelinci, Dimana setiap orang bebas mendaftarkan kelincinya lebih dari satu kelinci. Perlombaan kelinci tersebut hamper setiap bulannya di adakan oleh orang yang berbeda- beda dan  biasanya di tempatkan di tempat yang berbeda. Pada acara perlombaan ini tersebut dimulai pukul 10.00 sampai selesai.


  • Rujak Bakso Ala Desa Togubang


           Pengen rujak ? tapi dianya pengen bakso. Solusinya coba aja Rujak Bakso ala Desa Togubang!

    Kali ini kita akan membahas kuliner dari Desa Togubang, yaitu Rujak Bakso milik Ibu Tuna dari desa Togubang. Disajikan diatas mangkok bakso pada umumnya, Rujak Bakso ini memiliki rasa asam manis pada kuah rujaknya, ditambah dengan sedapnya rasa daging pada baksonya dan potongan tahu goreng sebagai lauknya.  Tidak lupa dilengkapi dengan adanya potongan lontong yang empuk dan taburan bawang goreng yang gurih membuat cita rasanya hemmmmb (mantap jiwa!). Apalagi bila disantap dengan krupuk rasa sungguh rasa rasa ingin memilki.

    Satu porsi Bakso Rujak Ibu Tuna bisa dibilang cukup untuk mengisi perut yang kelaparan. Seporsi Bakso Rujak Ibu Tuna dihargai dengan Rp.8000,00 bisa dibilang cukup terjangkau untuk makanan seukuran tersebut. Rujak Bakso ini cocok untuk dinikmati oleh setiap umur baik anak-anak sampai dewasa. Meskipun penikmat rujak pada umumnya adalah orang dewasa, tapi di Bakso Rujak Ibu Tuna ini kalian dapat memesan berapa tingkat kepedasan yang diinginkan. Rujak bakso ini cukup terkenal dikalangan desa Togubang karena lokasinya dipinggir jalan umum desa Togubang.



     Selamat mencoba dan menikmati . Babay… J

  • Rujak Mie Kuah Receh ala Desa Togubang


    Berbicara tentang Indonesia, rasanya kurang pas jika belum membahas kulinernya. Selain suku dan bahasa yang beragam, Indonesia juga memiliki kuliner yang bermacam-macam. Meskipun namanya sama, namun cita rasa yang ditawarkan pasti berbeda. Sebut saja Soto Lamongan dan Soto Madura. Keduanya sama-sama soto. Namun ketika ditanya rasanya, pasti berbeda. Hal inilah yang membuat kuliner Indonesia, menjadi list wajib para wisatawan lokal maupun mancanegara, ketika berlibur. Setiap daerah bisa jadi punya kulinernya sendiri. Tak ketinggalan pula Desa Togubang.

    Rujak mie kuah. Begitulah mungkin namanya jika dilihat dari apa yang ada diatas piring saji. Makanan ini merupakan kombinasi dari irisan lontong/ketupat, kemudian rujak bumbu kacang yang hanya diisi tauge, kemudian disirami dengan mie kuah diatasnya. Tak lupa taburan bawang goreng untuk menambah rasa gurih. Perihal rasa, makanan ini sudah tidak usah diragukan lagi. Gurih dan segar layaknya sensasi makan rujak meskipun isinya hanya tauge.

    Porsinya sendiri bisa dikatakan cukup jumbo untuk ukuran piring sarapan. Karena memang, makanan ini hanya dijual ketika pagi hari, mengikuti jadwal pasar kaget yang ada di Desa Togubang. Namun, karena ini di desa, porsi sarapan seperti ini adalah hal lumrah bagi para petani ataupun pedangan yang notabene membutuhkan banyak tenaga untuk kegiatannya. Dan kabar baiknya, selain rasa yang cukup menggugah selera, harga sepiring jumbo ini hanya Rp. 3000 receh saja. Dear mahasiswa, akhir bulanmu... Masih terselamatkan kok!
  • Antusiasme Warga dalam Seminar KB dan Pelatihan Olahan Produk Unggulan Desa Togubang


    Dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program KB (Keluarga Berencana), pemerintah melalui BKKBN bekerjasama dengan kelompok KKN 14 Universitas Trunojoyo Madura untuk mengadakan Seminar KB dan Pelatihan Produk Unggulan di Desa Togubang, Kecamatan Geger.

    Bertempat di kediaman kepala desa Togubang, acara ini dihadiri ibu-ibu Desa Togubang dengan sangat antusias. Acara dibuka dengan penjelasan bagaimana manfaat KB untuk mencegah atau menunda kehamilan yang di pandu langsung oleh Ibu Bidan Zaitun Ernawati, S.St. Mulai membahas apa saja metode-metode KB beserta efek menggunakannya. Kemudian dilanjutkan dengan materi bagaimana menjaga kesehatan alat reproduksi, serta mencegah terjadinya kangker serviks dan payudara.

    Setelah puas membahas tentang KB, para ibu kemudian menyimak presentasi yang dipandu oleh teman-teman kelompok KKN 14 UTM, yang berisi tentang proses pengolahan produk unggulan desa, yaitu kacang dan nanas. Olahan dari kacang yaitu pembuatan selai kacang dan juga cokelat kacang. Dan selai nanas untuk olahan dari buah nanas. Dengan diadakannya pelatihan pengolahan produk ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk unggulan yang ada di Desa Togubang. Sehingga dapat sedikit mengangkat perekonimian yang ada di desa.

  • CONTACT

    Peta daerah Desa Togubang

    Desa Togubang - Geger

    • Desa :Togubang
    • Kecamatan :Geger
    • Kabupaten :Bangkalan
    • Negara :Indonesia
    • Email :none

    Hubungi Lebih Lanjut

    Silahkan isi form berikut untuk menguhubungi lebih lanjut