• Pasar Kaget Desa Togubang


    Satu hal yang sudah pasti unik dari desa ini adalah bentuknya yang memanjang nan aduhai seperti gitar spanyol. Jalannya yang ‘hampir’ bagus dengan kerikilnya yang bertebaran di sana sini, serta bonus demografinya. Bonus demografi dalam hal ini ialah jumlah penduduk yang sangat banyak, tanah yang masih luas, pemukiman yang masih jarang serta pertanian yang tumbuh subur meski beberapa desa di Kecamatan Geger terkenal cukup tandus dan sering mengalami kesulitan air.
     
    Selain hal diatas, ternayata Desa Togubang masih mempunyai hal menarik untuk ditelusuri lebih lanjut. Yaitu tentang keberadaan Pasar Kaget. Menurut Bapak Klebun Desa Togubang, pertama kali mulai diadakannya pasar ini hanya khusus untuk hari-hari sakral saja. Seperti menjelang lebaran, maulid, dan lain sebagainya. Seiring berjalannya waktu, pasar ini akhirnya ada 3 kali dalam seminggu. Yaitu hari Selasa, Kamis dan Minggu. Salah satu alasannya dikarenakan Desa Togubang memiliki luas yang amat sangat besar dan penduduk yang luar biasa banyak. Sehingga kebutuhan sehari-hari pun makin membludak. Dengan adanya pasar kaget ini, warga Desa Togubang jadi lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Namun tidak seperti pasar-pasar pada umumnya yang buka hingga  pertengahan hari. Pasar kaget ini hanya buka hingga jam 8 pagi.
     
    Meskipun pasar kaget ini hanya ada 3 kali dalam seminggu dan jam tayangnya hanya sebentar, pasar ini tetap memiliki barang dagangan yang lengkap. Antara lain adalah sembako, bumbu dapur, alat mencuci dan alat mandi, serta peralatan masak. Ada juga makanan masa kecil seperti bubur, getuk (makanan ringan yang terbuat dari singkong), klanting (makanan yang terbuat dari tepung kanji). Selain sembako dan bumbu masak, ada pula yang menjual pakan ayam, mainan anak-anak dan lain-lain. Singkatnya pasar ini menjual segala sesuatu secara lengkap. Namun ada pula beberapa yang tidak ada disini salah satunya daging baik ayam maupun sapi. 
  • 0 komentar:

    Posting Komentar