• Keripik Biduan (Biji Durian) Di Desa Togubang



           

    Siapa yang tidak kenal dengan buah durian ? ya buah durian merupakan raja dari segala buah, memiliki rasa manis dan aroma yang khas. Namun sayang sekali jika menikmati buah durian hanya daging buahnya saja. Padahal, biji buah durian dapat di olah menjadi camilan.

    Sebagai mahasiswa yang mempunyai tanggung jawab, tuntutan, dan peran aktif dalam  kehidupan masyarakat tentu harus kreatif dan inofatif memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di sekitar. Tidak hanya pemberdayaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tetapi juga sebagai alternatif ekonomi harian.   
    Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 55 UTM melaksanakan KKN di desa Togubang Kecamatan Geger Bangkalan Madura, yang beranggotakan 16 orang dari berbagai Fakultas dan program studi di Universitas Trunojoyo Madura. Dalam hal ini kelompok Kuliah Kerja Nyata memiliki ide- ide yang dapat dikembangkan untuk menjadi program kerja dengan menyesuaikan potensi yang ada di desa Togubang dan hasil tani yang ada di masyarakat sebagai olahan dan produk unggulan.
    Desa Togubang sendiri merupakan salah satu Desa yang memiliki kekayaan dan hasil panen berupa buah durian, dengan potensi yang sangat besar tersebut kelompok KKN 55 Universitas Trunojoyo Madura memiliki inisiatif memanfaatkan buah durian menjadi aneka macam olahan, salah satunya olahan dari biji buah durian.
    Mungkin sempat terfikir di benak kita masing- masing apakah bisa biji  buah durian dimanfaatkan sebagai olahan makanan? sedangkan kebanyakan orang setelah memakan buah durian biji serta kulit durian di buang begitu saja. Tetapi dengan ide- ide yang kreatif dari teman- teman KKN 55 , kita mencoba untuk membuat suatu produk yang bisa di konsumsi dan bernilai jual.  untuk Awalnya sendiri masyarakat togubang merasa acuh tak acuh, dan sempat tidak yakin dengan biji durian untuk dikonsumsi, karena selain mengandung banyak getah, masyarakat setempat belum pernah mencoba olahan dari biji buah durian sebelumnya, akan tetapi kelompok KKN 55 mampu mendorong dan membagikan resep olahan biji durian yang praktis dan higenis untuk mengolahnya dengan baik, getah yang terkandung di dalam biji buah durian pun dapat dihilangkan.
    Tepat pada Hari Minggu (06/01/2019) kelompok KKN 55 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan demonstrasi produk unggulan berupa keripik BIDUAN (Biji Durian) untuk dijadikan  camilan renyah dan bergizi, bersama dengan ibu – ibu dan kalangan anak muda di Desa Togubang yang sangat antusias menghadiri demontrasi produk tersebut. Tujuan kelompok KKN 55 UTM mengadakan demonstrasi produk untuk memberikan resep dan tatacara mengolah biji durian menjadi keripik, yang nantinya masyarakat  dapat mengolahnya  sendiri untuk keluarga ataupun diproduksi dan dijual dalam kemasan camilan guna menunjang perekonomian desa. Selain memberikan contoh pembuatan keripik biji durian, kelompok KKN 55 UTM juga mengenalkan kemasan yang sudah jadi, sehingga hasil olahan biji durian dapat dipasarkan ke Desa lain yang ada di Bangkalan.
    “Pembuatan keripik biji durian itu diharapkan dapat membantu perekonomian warga desa Togubang, dan agar biji buah durian tidak terbuang sia – sia” tutur Rizka Fadhilah selaku penanggung jawab progam kerja Produk unggulan Keripik BIDUAN (Biji Durian)
  • 0 komentar:

    Posting Komentar