• Pemanfaatan Potensi Hasil Pertanian (Singkong) Desa Togubang Melalui Pengolahan Produk Unggulan Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa



              Desa Togubang menyimpan berbagai potensi yang menarik untuk dikembangkan salah satunya adalah sektor pertanian. Salah satu hasil pertanian yang melimpah di desa tersebut yakni ketela pohon atau yang akrab disebut singkong. Hampir seluruh masyarakat desa, memiliki tanaman singkong baik yang ditanam di pekarangan rumah maupun yang ditanam di ladang. Hal tersebut mendorong kelompok KKN 36 untuk membuat inovasi pengolahan singkong yang dapat diaplikasikan dan menjadi salah satu ide bisnis bagi masyarakat desa. Inovasi produk yang dimaksud yakni keripik singkong balado dan “GEBOL” gethuk bolu. 
              Inovasi pada produk singkong balado terletak pada penambahan bumbu balado yang memberikan rasa pedas manis dengan tekstur keripik singkong yang kriuk, sedangkan inovasi pada gethuk singkong terletak pada proses pengolahan dan komposisi bahannya hingga bentuk dan rasanya menyerupai bolu gulung. Penggunaan singkong sebagai bahan pengganti tepung terigu, memberikan sensasi rasa dan tekstur yang berbeda dari bolu pada umumnya. Tekstur dari gethuk bolu lebih kenyal dan memilikirasa manis khas singkong. Penambahan toping berupa keju dan coklat pada gethuk, membuat produk terlihat lebih menarik untuk dikonsumsi dan di pasarkan di outlet-outlet tertentu.
              Pelatihan pembuatan produk keripik singkong balado dan gethuk bolu dilakukan pada hari selasa 23 juli 2019 di kediaman kepala desa Togubang, kecamatan Geger, kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dimulai pukul 16.00-18.00 WIB. Peserta pelatihan berjumlah 10 orang anggota PKK desa Togubang. Seluruh anggota kelompok KKN 36 bertindak sebagai peraga dan penjelas dalam pembuatan produk tersebut. Pelatihan dilakukan dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk.
              Selama pelatihan berlangsung, peserta sangat antusias memberikan pertanyaan terkait materi pelatihan dan ikut mempraktekkannya. Peserta merasa tergugah untuk membuat dan memasarkan produk-produk tersebut di sekitar desa bahkan di kecamatan. Setelah pelatihan selesai, panitia memberikan resep dan sampel produk kepada setiap peserta.
              Untuk Resep kripik dan GEBOL bisa didownload disini






  • 0 komentar:

    Posting Komentar