• PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERSAMA MASYARAKAT DESA TOGUBANG

       

               Berawal dari sisa-sisa sampah lingkungan sekitar rumah, Kelompok KKN 36 Universitas Trunojoyo Madura berusaha menginovasi warga Dusun Sentolan Desa Togubang Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan untuk mendaur ulang sampah menjadi pupuk organik. Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Bapak Saturi, selaku kepala dusun setempat. Diikuti oleh warga sekitar Dusun Sentolan, dimana sebagian besar mata pencahariannya sebagai petani sekaligus berternak sapi.

              Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman dan hewan. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, pelepah pisang, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah Rumah tangga yang mengandung bahan organik.

    Dalam pelatihan ini Bahan Baku yang digunakan adalah:
    1. EM4 botol kuning 1 liter
    2. Air Secukupnya
    3. Terpal atau Banner Bekas
    4. Jerami
    5. Batang pohon pisang yang sudah tumbang
    6. Kotoran Sapi atau Kambing ataupun Kuda
    Proses Pembuatan Pupuk Organik adalah sebagai berikut:
    1. Siapkan Alat dan bahan
    2. Cacah jerami dan batang pohon pisang sampai kecil - kecil
    3. Campurkan 4 liter air dengan EM4 1/2 Botol aduk hingga rata
    4. Campurkan cacahan Jerami dan cacahan batang Pohon Pisang serta kotoran kambing,sapi, atau kuda, aduk hingga rata.
    5. Setalah rata siram dengan campuran air dan EM4 hingga merata
    6. Setalah tercampur dengan rata semuanya taruh ditempat yang teduh dan tutup dengan Terpal atau banner bekas, sehingga terjaga penguapannya
    7. Aduk setiap 2 hari sekali 



     


  • 0 komentar:

    Posting Komentar